Kejuaraan taekwondo Institut Taekwondo Nusantara (ITN) Open IX/2026 berlangsung meriah di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudi.
Ajang ini menjadi salah satu kompetisi taekwondo terbesar di tingkat provinsi Jawa Barat dengan partisipasi ribuan atlet.
Ketua Umum Pengcab Taekwondo Indonesia Kota Bandung, Dedi Heryadi, menilai ITN Open sebagai kejuaraan yang konsisten digelar dan kualitasnya terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Saya berharap dari kejuaraan ITN Open yang kesembilan ini akan muncul bibit-bibit unggul untuk memperkuat Jawa Barat di berbagai ajang kejuaraan baik single maupun multievent seperti PON,” ujarnya.
Ketua Panitia ITN Open IX, Didin Nurdiansyah, mengungkapkan jumlah peserta tahun ini mencapai 2.615 atlet. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus menegaskan posisi ITN Open sebagai ajang penting dalam kalender pembinaan taekwondo di Jawa Barat.
“Secara kualitas, seluruh atlet yang ikut serta memiliki kemampuan yang merata sehingga dari segi persaingan untuk penilaian pun sangat ketat. Ini menunjukan pembinaan yang telah dilakukan berjalan dengan baik,” katanya.
Kejuaraan ITN Open IX/2026 mempertandingkan dua nomor utama, yakni kyorugi dan poomsae. Kategori yang dilombakan mencakup prakadet A, B, dan C, kadet, junior, hingga senior.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Jawa Barat, Divie, berharap kejuaraan ini mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap menjadi penerus generasi senior.
Ajang ini tak hanya menjadi arena persaingan, tetapi juga wadah evaluasi hasil pembinaan atlet di berbagai unit dan pengcab se-Jawa Barat.






